Syarat Memilih Lembaga Pengelola Wakaf Produktif yang Baik

lembaga wakaf produktif

Wakaf merupakan salah satu cara yang dianjurkan oleh agama Islam untuk membagi harta yang dimiliki dengan orang lain. Manfaat wakaf sendiri bisa ditujukan pada 2 pihak yaitu pihak yang mewakafkan dan yang diberi wakaf. Bagi yang mewakafkan tentu saja manfaatnya adalah mendapatkan ridho Allah SWT yang berupa amal jariyah selama benda wakaf tersebut dimanfaatkan. Sedangkan bagi penerima wakaf, manfaatnya bisa berupa penggunaan benda wakaf atau hasil dari benda wakaf tersebut.

Wakaf yang tidak digunakan secara langsung namun untuk diambil hasil atau keuntungannya dinamakan wakaf produktif. wakaf produktif bisa berupa berbagai benda seperti:

• Tanah.
• Sumur.
• Perkebunan.
• Gedung.
• Alat produksi.
• Alat usaha.
• Pohon.
• Hewan ternak.
• Pembangkit listrik.
• Kain.
• Dsb.

Karena tidak diambil manfaatnya secara langsung namun hasilnya, jenis wakaf ini memerlukan bantuan orang lain atau lembaga untuk mengawasi keperuntukkannya. Pihak lain tersebut dinamakan lembaga pengelola wakaf produktif yang kini sudah banyak berdiri di Indonesia yang mayoritas agama masyarakatnya adalah Islam.

Meski sudah banyak lembaga wakaf yang berdiri di Indonesia, namun bagi Anda yang ingin mewakafkan harta benda yang dimiliki untuk dimanfaatkan orang banyak, maka tak ada salahnya Anda terlebih dahulu memilih lembaga wakaf mana yang terpercaya. Lembaga wakaf seharusnya adalah lembaga yang jujur, amanah dan memiliki kecerdasan baik moral, emosional dan spiritual. Berikut ini sedikit tips yang bisa Anda gunakan dalam memilih lembaga wakaf:

• Melihat riwayat pewakafan yang telah dilakukan.
• Melihat hasil dari wakaf yang telah berjalan.
• Memiliki badan hukum yang jelas.
• Memiliki struktur organisasi yang jelas dan tidak berasal dari satu klan keluarga.

Memiliki niat untuk mewakafkan harta benda yang dimiliki adalah hal yang sangat baik untuk segera dilaksanakan. Wakaf terutama wakaf produktif akan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan untuk mengurangi beban hidup mereka. wakaf juga merupakan amalan jariyah yang pahalanya tidak akan terhenti meski si pemberi wakaf sudah meninggal selama benda wakaf tersebut masih memberikan manfaat pada orang lain.

Memilih lembaga wakaf yang baik dan terpercaya menjadi proses yang tak kalah penting dari mewakafkan benda itu sendiri. Dengan lembaga yang memiliki kecerdasan spiritual, emosional dan produktif akan bisa mengelola wakaf dengan lebih baik sehingga benda yang diwakafkan bisa diambil manfaatnya secara maksimal. Banyak contoh benda wakaf yang seharusnya bermanfaat namun kurang bisa dimanfaatkan karena perawatan yang kurang atau kurangnya ide pemikiran yang dibutuhkan untuk memaksimalkan benda wakaf tersebut. Pada proses pemberian wakaf, jangan lupa membaca niat wakaf untuk syarat sahnya proses pemwakafan harta benda yang Anda miliki.