Mari Ketahui, Keutamaan dan Hikmah Qurban Idul Adha

Hikmah Qurban Idul Adha

Memasuki bulan Dzulhijjah, umat muslim dengan gegap gempita merayakan salah satu hari besar, yaitu Hari Raya Idul Adha atau biasa dikenal dengan sebutan Idul Qurban. Mengapa disebut Idul Qurban? Hal ini karena pada saat perayaan Idul Adha, umat muslim diperintahkan untuk melakukan penyembelihan hewan qurban. Hewan yang dikurbankan tidak sembarangan, harus sesuai hukum Islam, yaitu kambing, sapi/kerbau, domba/biri-biri, dan unta, hewan selain hewan tersebut, tidak sah dijadikan hewan qurban. Hukum melaksanakan qurban adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan untuk dikerjakan apabila mampu. Ibadah qurban diperintahkan Allah tidak tanpa dasar, melainkan terdapat hikmah qurban Idul Adha. Perintah untuk berkurban pun sudah dituliskan dalam QS. Al-Kautsar ayat 1-2 dan didasari oleh kisah Nabi Ibrahim.

Terdapat aturan dalam pelaksanaan qurban. Sebelum melaksanakan pemotongan atau penyembelihan hewan qurban, umat muslim diperintahkan untuk menunaikan ibadah shalat sunnah Idul Adha, kecuali bagi mereka yang uzhur dan berhalangan secara fisik misalnya. Namun, sejatinya pelaksanaan Hari Raya Idul Adha harus dirayakan dengan gegap gempita agar turut merasakan hikmah qurban Idul Adha. Shalat Idul Adha merupakan hal penting yang harus dihadiri umat muslim. Saking pentingnya mengikuti shalat Ied, Rasulullah SAW memerintahkan bagi perempuan yang sedang uzhur atau berhalangan, para budak, maupun perempuan yang sedang dalam masa pingitan untuk turut hadir di tempat dilaksanakannya shalat Idul Adha.

Lantas, apa sajakah keutamaan dan hikmah qurban Idul Adha yang juga harus diketahui umat muslim? Pertama, qurban adalah pintu berserah diri atau dapat dikatakan juga sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri pada Allah. Kedua, qurban juga dapat menjadi bukti atau wujud ketakwaan dan ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya, sekaligus media untuk meningkatkan ketaqwaan seorang hamba kepada Tuhannya. Ketiga, sebagai saksi amal selama di dunia di hadapan Allah. Hal ini dijelaskan dalam HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Al Hakim, dari Aisyah ra, Rasulullah SAW bersabda “Tidak ada satu amalan pun yang dilakukan manusia pada Hari Raya Idul Adha yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan qurban. Sesungguhnya, kelak pada hari kiamat nanti, hewan qurban tersebut akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, pahalanya telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) qurban itu”.

Keutamaan dan hikmah qurban Idul Adha yang terakhir adalah qurban merupkan wujud solidaritas umat Islam. Ibadah qurban jelas tidak hanya membawa kebaikan dan berkah pada yang menunaikannya, namun juga bagi umat Islam sekitarnya. Sebab, hewan qurban yang telah disembelih, dagingnya kemudian dibagi-bagikan kepada orang yang membutuhkan, diutamakan umat Islam.